Mahasiswa Pendidikan IPS UNESA Borong Prestasi di IFLC 2026, Raih Gold Medal, Best Paper, dan Sembilan Bronze Medal Melalui Inovasi Berbasis SDGs
Mahasiswa Pendidikan IPS UNESA Borong Prestasi di IFLC 2026, Raih Gold Medal, Best Paper, dan Sembilan Bronze Medal Melalui Inovasi Berbasis SDGs
Yogyakarta, 25 Juli
2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Surabaya
(UNESA) kembali mengharumkan nama Indonesia pada cabang Essay dalam ajang
International Future Leaders Competition (IFLC) 2026 yang diselenggarakan oleh
Sentosa Foundation bekerja sama dengan Arabic Literature Students Association
of Gadjah Mada University. Sebanyak 10 tim berhasil lolos sebagai finalis pada
kompetisi esai internasional tersebut dengan menghadirkan berbagai gagasan
inovatif berbasis riset pada bidang Environment, Technology, Agriculture, Food,
Education, serta Social and Economics yang berorientasi pada pencapaian
Sustainable Development Goals (SDGs).
Prestasi tertinggi diraih Arina Eliana Fitria dan Fajar Gumilang Harapan pada kategori Environment melalui karya esai yang mengangkat inovasi pemanfaatan limbah ban bekas sebagai material pendukung sektor pertambangan berbasis ekonomi sirkular. Berkat kualitas gagasan, kebaruan konsep, serta relevansi terhadap isu pembangunan berkelanjutan, karya tersebut berhasil meraih Gold Medal, Best Paper Award, sekaligus masuk Top 9 Finalis Terbaik. Sementara itu, sembilan tim esai lainnya berhasil meraih Bronze Medal pada kategori masing-masing, yaitu: Nabilla Cahya Rahmawati, Grissa Khailila Dhiya'ul Haq, Mashyta Calya Deccahanti, Talitha Azmi Sajidin, dan Uhtuna Jauhar melalui inovasi Urban Farming 2045 (Agriculture); Zazkia Azzahra Frefendy, M. Satrio Budi Utama, Falsa Gitara Abdi Raya, Eri' Nurillah Hidayati, dan Shofwatun Nida Ulhaq dengan sistem Food Bank berbasis teknologi (Food); Clarisha Auliya, Jelita Annajwa, Maya Ainur Silva, Ummi Salamah Arya Putri, dan Muhamad Farel Ramadhan melalui VOCALINK AI (Technology).

Pada kategori Social and Economics, penghargaan diraih oleh tim Zarina Denny Azizah, Bryan Arfin M. A., Petrina Ega Wilujeng, Eghista Najwa Alistiana, dan Muhammad Azkal H. A. dengan Digital Peer Intervention; tim Hazel Putra Warsana, Adinta Nisfa Pangesti, Aulia Nesa Firnando, Vina Ni'matur Rohmah, dan Syabrina Tri R dengan PROGRESA; serta tim Zifara Marisa Putri Setyawan, Dear Aurora Pradipta Maheswari, Zulaikha Tite Nur Hidayat, dan Chelsea Olivyani melalui Worker Voice Ecosystem. Pada kategori Technology, Ardelia Reva Labibah dan Adinta Nisfa Pangesti menghadirkan KINDLECLASS. Sementara itu, Rendi Kukuh Firmansyah, Marsela Putri Nur Fadilah, M. Triska Sayyid Adli, Jannatin Aliyah Salsabila, dan Eka Wahyuni Dwi Mulyanti mengembangkan LENTERA Collective. Adapun kategori Education diwakili oleh Nur Ayu Nabila dan Festy Dian Pertiwi melalui PATH TO UNITY.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Pendidikan IPS UNESA memiliki kemampuan yang kuat dalam menghasilkan karya tulis ilmiah (essay) yang inovatif, solutif, dan relevan terhadap berbagai isu global. Seluruh esai yang dipresentasikan mendukung berbagai target SDGs, khususnya pada bidang pendidikan, ketahanan pangan, inovasi, lingkungan, ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pada cabang Essay IFLC 2026, delegasi Pendidikan IPS UNESA berhasil membawa pulang 1 Gold Medal, 1 Best Paper Award, dan 9 Bronze Medal, sekaligus menempatkan satu tim sebagai Top 9 Finalis Terbaik. Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Pendidikan IPS UNESA tidak hanya unggul dalam pengembangan gagasan ilmiah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi inovatif yang berdaya saing di tingkat internasional.
Penulis: Fajar,
Mahasiswa Pendidikan IPS Angkatan 2025.