Prodi S1 Pendidikan IPS UNESA Dorong Pembelajaran Mendalam Berbasis Kearifan Lokal melalui Workshop bagi MGMP IPS Kabupaten Jombang
Prodi S1 Pendidikan IPS UNESA Dorong Pembelajaran Mendalam Berbasis Kearifan Lokal melalui Workshop bagi MGMP IPS Kabupaten Jombang
Jombang, 30 Juli 2026 – Program Studi S1 Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Pendampingan Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbasis Kearifan Lokal bagi guru-guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kabupaten Jombang yang berlangsung di SMP Negeri 1 Jombang. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Quality Education, melalui penguatan kapasitas pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Workshop dipimpin
oleh Dr. Sugiantoro, M.Pd. selaku ketua tim pengabdian bersama jajaran dosen
Program Studi S1 Pendidikan IPS UNESA, yaitu Katon Galih Setyawan, S.Sos.,
M.A., Ali Imron, M.Sos., M.A., Dhimas Bagus Virgiawan, M.Pd., Dr. Niswatin,
S.Pd., M.Pd., dan Dr. Khusnul Khotimah, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini juga
menghadirkan Yunita Kurnia Imawati, S.Pd., guru dari MAN 1 Jombang, sebagai
praktisi pendidikan. Selain itu, dua mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan IPS,
Alya Nainawa Tsaqifah dan Raditka Rafi Permana, turut berpartisipasi dalam
mendukung pelaksanaan workshop.
Mengusung tema
"Pendampingan Implementasi Pembelajaran Mendalam Berbasis Kearifan
Lokal", kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru IPS dalam
merancang pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada
peserta didik. Peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep deep learning,
strategi mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS,
serta pendampingan dalam menyusun perangkat ajar yang dapat diterapkan sesuai
karakteristik sekolah masing-masing. Pendekatan tersebut diharapkan mampu
menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam sekaligus memperkuat
karakter dan identitas lokal peserta didik.
Rangkaian workshop
dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, sesi tanya
jawab, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran. Antusiasme guru-guru
MGMP IPS Kabupaten Jombang terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam berbagi
pengalaman, berdiskusi mengenai tantangan pembelajaran, hingga merumuskan
berbagai inovasi yang dapat diimplementasikan di kelas. Suasana kolaboratif ini
turut mencerminkan semangat SDGs poin 17 (Partnerships for the Goals) melalui
sinergi antara perguruan tinggi, praktisi pendidikan, dan komunitas guru dalam
meningkatkan mutu pendidikan.
Ketua MGMP IPS Kabupaten Jombang, Amhilhum Ruwaida, S.Pd., Guru SMP Negeri 2 Ngoro, mengapresiasi terselenggaranya workshop tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan guru dalam menghadapi dinamika pembelajaran saat ini. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut pada agenda MGMP berikutnya. Kehadiran tim dari UNESA memberikan wawasan baru sekaligus pendampingan yang sangat dibutuhkan oleh guru-guru IPS untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah," ungkapnya.
Melalui kegiatan
pengabdian ini, Program Studi S1 Pendidikan IPS FISIPOL UNESA berharap dapat
terus memperkuat kemitraan dengan MGMP IPS Kabupaten Jombang dalam
mengembangkan inovasi pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta
didik dan berbasis kearifan lokal. Kolaborasi yang berkelanjutan antara
perguruan tinggi dan komunitas guru diharapkan mampu memberikan kontribusi
nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan serta mendukung pencapaian SDGs 4
(Quality Education) dan SDGs 17 (Partnerships for the Goals) di Indonesia.
Penulis: Mashyta,
mahasiswa Pendidikan IPS angkatan 2025