Talkshow Pendidikan IPS Unesa Membahas Dampak Sosial Pembangunan IKN untuk mendukung SDGs 10 dan 11
Surabaya, 19 Juni 2026. Program Studi S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menyelenggarakan kegiatan akademik melalui Talkshow SDG's Series yang mengangkat tema “Dampak Sosial Pembangunan Infrastruktur IKN pada Masyarakat Lokal untuk Keberlanjutan.” Kegiatan yang dilaksanakan secara berani melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube IPS UNESA Official ini menghadirkan praktisi untuk membahas berbagai dinamika sosial yang muncul seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Acara yang dipandu oleh Katon Galih Setyawan, S.Sos., M.Sosio., dosen Program Studi S1 Pendidikan IPS UNESA, yang bertindak sebagai tuan rumah. Sementara itu, narasumber adalah Dewi Zuhroyda, S.Sos., M.Sosio., Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Muda Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Balikpapan yang memiliki pengalaman langsung dalam mengamati perubahan sosial masyarakat di wilayah Kalimantan Timur.

Dalam pemaparannya, Dewi Zuhroyda menjelaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya membawa perubahan fisik berupa pembangunan jalan, kawasan pemerintahan, dan infrastruktur pendukung lainnya, tetapi juga menimbulkan berbagai konsekuensi sosial yang perlu dikelola secara bijaksana. Menurutnya, kehadiran IKN telah membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal melalui peningkatan investasi, peluang kerja, dan pertumbuhan sektor jasa. Namun di sisi lain, pembangunan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa perubahan struktur sosial, pergeseran mata pencaharian, meningkatnya arus migrasi, serta potensi terjadinya ketimpangan sosial ketika masyarakat setempat tidak memperoleh akses yang setara terhadap manfaat pembangunan.
Keberhasilan pembangunan IKN tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari mana masyarakat lokal dapat berpartisipasi dan merasakan manfaat pembangunan secara berkelanjutan,” ujar Dewi dalam sesi diskusi.
Kegiatan ini juga membahas pentingnya pendekatan pembangunan yang memperhatikan aspek keinginan sosial sebagaimana tercermin dalam tujuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Para peserta diajak memahami bahwa pembangunan harus mengedepankan prinsip inklusivitas, keadilan sosial, pelestarian budaya lokal, serta pemberdayaan masyarakat sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai moderator, Katon Galih Setyawan, menarik Kesimpulan dari talkshow ini bahwa isu pembangunan IKN merupakan tema yang sangat relevan untuk dikaji dalam perspektif ilmu sosial dan pendidikan. Menurutnya, siswa perlu memiliki kemampuan berpikir kritis dalam memahami hubungan antara pembangunan, perubahan sosial, dan keinginan masyarakat.
Pembangunan tidak hanya berbicara aspek ekonomi dan fisik, tetapi juga mencakup kehidupan sosial, budaya, dan identitas masyarakat yang terdampak. Oleh karena itu, perspektif ilmu sosial menjadi penting dalam berbagai dinamika yang terjadi,” jelasnya. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta berasal dari berbagai unsur seperti mahasiswa S1 Pendidikan IPS Unesa, staf dari BAPAS I Balikpapan dan dosen Universitas Muhammadiyah Malang. Melalui penyelenggaraan Talkshow SDG's Series ini, Program Studi S1 Pendidikan IPS UNESA berharap dapat terus menghadirkan ruang diskusi yang terkait dengan isu-isu strategi nasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Kelas komitmen program studi dalam SDGs melalui peningkatan literasi sosial, pendidikan kewarganegaraan, serta pengembangan wawasan kebangsaan bagi pelajar dan masyarakat luas.
Penulis: Irvan, Pendidikan IPS 2024