Usung Business Plan Inovasi Teknologi Mikroalga, Tim Mahasiswa Pendidikan IPS UNESA Sabet Empat Penghargaan pada Cabang International Business Plan Competition IFLC 2026
Usung Business
Plan Inovasi Teknologi Mikroalga, Tim Mahasiswa Pendidikan IPS UNESA Sabet
Empat Penghargaan pada Cabang International Business Plan Competition IFLC 2026
Yogyakarta, 25 Juli
2026 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi
Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam ajang International
Future Leaders Competition (IFLC) 2026 yang diselenggarakan oleh Sentosa
Foundation bekerja sama dengan Arabic Literature Students Association of Gadjah
Mada University. Pada kompetisi bertaraf internasional tersebut, tim mahasiswa
Pendidikan IPS UNESA berhasil menyabet empat penghargaan pada cabang
International Business Plan Competition melalui inovasi teknologi berbasis
mikroalga yang mengusung konsep bisnis berkelanjutan.
Tim yang terdiri
atas Eni Widia Ningrum, Fajar Gumilang Harapan, Lea Indah Cahyani, Marwa Hanna
Ifadah, dan Qawitta Triansyah berhasil meraih 2nd Runner-Up International
Business Plan Competition, Best Poster Award, Favorite Poster Award, dan Most
Favorite Award. Raihan tersebut menjadi bukti atas kualitas ide inovasi, model
bisnis yang komprehensif, serta kemampuan tim dalam mempresentasikan solusi
yang relevan terhadap berbagai tantangan global.
Dalam kompetisi ini,
tim mengembangkan sebuah business plan berbasis inovasi teknologi mikroalga
sebagai solusi untuk menjawab tantangan perubahan iklim dan mendorong
pertumbuhan ekonomi hijau. Mikroalga dipilih karena memiliki kemampuan menyerap
karbon dioksida (CO₂) secara optimal, menghasilkan biomassa bernilai ekonomi,
serta dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai produk ramah lingkungan.
Melalui pendekatan tersebut, inovasi yang diusung tidak hanya berorientasi pada
pengembangan teknologi, tetapi juga memiliki potensi komersialisasi yang mampu
memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Business plan yang
disusun menitikberatkan pada pengembangan model usaha yang inovatif, layak
secara finansial, dan memberikan dampak sosial serta lingkungan. Konsep
tersebut menawarkan solusi yang dapat mendukung transformasi menuju industri
hijau dengan mengintegrasikan aspek teknologi, kewirausahaan, dan keberlanjutan
dalam satu ekosistem bisnis yang berorientasi pada masa depan.
Inovasi ini juga
sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG
9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan teknologi
inovatif, SDG 13 (Climate Action) melalui upaya pengurangan emisi karbon, SDG
12 (Responsible Consumption and Production) melalui pemanfaatan sumber daya
secara berkelanjutan, serta SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui
penciptaan peluang usaha yang mendorong pertumbuhan ekonomi hijau.
Keberhasilan
tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS UNESA mampu
berkontribusi dalam pengembangan inovasi yang tidak hanya unggul secara
akademik, tetapi juga memiliki nilai implementasi dan potensi bisnis yang
tinggi. Kolaborasi lintas bidang dalam penyusunan business plan menjadi salah
satu faktor yang mendorong lahirnya solusi inovatif untuk menjawab berbagai
tantangan pembangunan berkelanjutan.
Prestasi ini
diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Universitas Negeri Surabaya
untuk terus menghasilkan karya yang inovatif, adaptif, dan berdampak bagi
masyarakat. Keberhasilan meraih empat penghargaan pada cabang International
Business Plan Competition IFLC 2026 sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa
Indonesia memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat internasional melalui
inovasi yang mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan dan pencapaian
tujuan SDGs.
Penulis:Fajar,
Mahasiswa pendidikan IPS angkatan 2025