Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh para peserta didik tingkat Sekolah Dasar dalam ajang SOSEC 8th – Olimpiade IPS Nasional 2025. Gelar Juara 1 berhasil diraih oleh Nizar Zaidan Hamka dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Malang, disusul Alissa Lulu Mumtazah dari SDN Ketintang 1/409 sebagai Juara 2, serta Almeira Khanza Nindyfa dari SD Darul Ulum Kebonsari Surabaya yang meraih Juara 3. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa peserta didik Sekolah Dasar memiliki potensi besar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, literasi sosial, serta keterampilan menganalisis berbagai fenomena kehidupan melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Keberhasilan para juara tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dasar dengan mendorong terciptanya budaya berprestasi, meningkatkan motivasi belajar peserta didik, serta menginspirasi guru untuk menghadirkan pembelajaran IPS yang lebih inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Diharapkan prestasi ini menjadi pemacu bagi sekolah-sekolah lain untuk terus membina potensi akademik peserta didik sehingga mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh para peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam ajang SOSEC 8th – Olimpiade IPS Nasional 2025. Gelar Juara 1 berhasil diraih oleh Ahmad Alfian M dari SMP Progresif Bumi Shalawat, disusul Muhammad Athar Ariquino dari SMPN 2 Kota Pasuruan sebagai Juara 2, serta Adinda Putri Wijaya dari SMP Negeri 1 Lumbang* yang meraih Juara 3. Prestasi ini mencerminkan kemampuan peserta didik dalam menguasai konsep-konsep Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), berpikir kritis, menganalisis berbagai fenomena sosial, serta menyelesaikan permasalahan secara logis dan sistematis. Keberhasilan para juara tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah dan keluarga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya pada jenjang SMP, dengan mendorong peningkatan kualitas pembelajaran IPS yang lebih inovatif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Selain itu, capaian ini diharapkan mampu memotivasi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi akademik, menumbuhkan budaya berprestasi, serta memperkuat kompetensi abad ke-21 sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

 

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh para mahasiswa dalam ajang SOSEC 8th – Olimpiade IPS Nasional 2025. Gelar Juara 1 berhasil diraih oleh Cesylia Monik Ardianita Cahyani dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), diikuti Callista Rivani Rasendriya dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai Juara 2, serta Muhamad Bogik Ferianto dari Universitas Negeri Malang yang meraih Juara 3. Keberhasilan ini menunjukkan kualitas akademik, kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah yang dimiliki mahasiswa dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Prestasi tersebut tidak hanya mengharumkan nama perguruan tinggi masing-masing, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan tinggi dengan mendorong lahirnya budaya akademik yang kompetitif, inovatif, dan kolaboratif. Selain menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi keilmuan dan riset, capaian ini juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak generasi yang unggul, adaptif, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial di tingkat lokal, nasional, maupun global.