Kunjungan Dosen Tamu Biksu Dock Chanthoeurn dari Phnom Penh International University, Kamboja
Dalam enam pertemuan yang berlangsung pada rentang waktu Semester Genap 2023 yang dimulai pada bulan September-Oktober, Pendidikan IPS Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memiliki kehormatan untuk menerima kunjungan dosen tamu yang istimewa, Biksu Dock Chanthoeurn, dari Phnom Penh International University, Kamboja.
Kunjungan dosen tamu ini menjadi momen yang sangat berharga bagi mahasiswa dan staf Pendidikan IPS UNESA, karena Biksu Dock Chanthoeurn membawa pengetahuan dan pengalaman yang kaya akan budaya, agama, dan masyarakat Kamboja.
Selama kunjungan tersebut, Biksu Dock Chanthoeurn memberikan enam sesi kuliah yang menggugah pemikiran, membahas berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, dan spiritual di Kamboja. Dosen tamu ini dengan penuh antusias membagikan wawasan dan pengalaman pribadinya kepada mahasiswa, memperkaya pemahaman mereka tentang keberagaman budaya dan nilai-nilai yang dianut di negara tetangga.
"Kunjungan dosen tamu seperti ini memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi pembelajaran kami. Kami sangat beruntung bisa mendengarkan cerita dan pandangan langsung dari seorang Biksu yang memiliki kedalaman pengetahuan tentang budaya dan agama Kamboja," ujar salah satu mahasiswa.
Sesi-sesi kuliah yang dipimpin oleh Biksu Dock Chanthoeurn tidak hanya memberikan pengetahuan tentang budaya dan agama Kamboja, tetapi juga merangsang refleksi diri dan pemahaman tentang nilai-nilai kemanusiaan yang universal. Diskusi yang terjadi antara mahasiswa dan dosen tamu juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertukar pendapat dan pengalaman tentang topik yang dibahas.
"Kunjungan dosen tamu ini membuka pandangan baru bagi kami tentang keberagaman budaya di Asia Tenggara dan memperkuat kerja sama antaruniversitas dalam mendukung pengembangan pendidikan lintas budaya," tambah seorang dosen.
Dengan demikian, kunjungan dosen tamu Biksu Dock Chanthoeurn dari Phnom Penh International University, Kamboja, menjadi momentum penting dalam memperluas wawasan dan meningkatkan pemahaman mahasiswa Pendidikan IPS UNESA tentang keragaman budaya di wilayah Asia Tenggara. Harapannya, kerjasama lintas batas semacam ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang positif bagi perkembangan pendidikan dan pemahaman lintas budaya di masa depan.